Batik
By : utamibiran
Mengenakan Batik, Meneladani Nabi Muhammad (Gus Mus)
Namun tidak demikian halnya dengan Wakil Rais Aam PBNU KH A. Mustofa Bisri. Sesepuh NU yang biasa disapa Gus Mus ini menyatakan bahwa Kanjeng Nabi sangat menghormati tradisi tempat tinggalnya. Buktinya ia memakai pakaian Arab. Nabi tidak membuat pakaian sendiri untuk menunjukkan bahwa dia adalah Rasulullah.
“Seandainya, ini seandainya, kalau Rasulullah itu lahir di Texas, mungkin pake jeans,” ujar Gus Mus.
“Makanya Gus Dur, saya, make pakaian sini (Jawa); pake batik,” tambah GusMus, seperti dilansir NU Online.
Menurut Gus Mus, mengenakan batik bisa diartikan sebagai ittiba’ Kanjeng Nabi. Sedangkan mengenakan serban, jubah, berjenggot, bisa juga dikatakan sebagai ittiba’ Abu Jahal. Bukankah Abu Jahal juga mengenakan jubah, serban dan berjenggot?
Gus Mus menegaskan, perbedaan antara Abu Jahal, Abu Lahab, dengan Kanjeng Nabi adalah air mukanya. Kanjeng Nabi itu wajahnya tersenyum, Abu Jahal wajahnya sangar. Kalau ingin ittiba’ Kanjeng Nabi, pake serban pake jubah, wajah harus tersenyum.
Gus Mus lalu mengisahkan, pada zaman Nabi, kalau ada sahabatnya yang sumpek, mempunyai beban, ketemu Kanjeng Nabi, melihat wajahnya, hilang sumpeknya.
“Sekarang ini, nggak (demikian). Pakaiannya aja yang sama. Kita nggak sumpek, nggak apa, lihat wajahnya malah sumpek,” pungkasnya.
Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh Unesco telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral andIntangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.
Batik memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yangmemiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Saat ini, penggunaan batik kembali dihidupkan di masyarakat Indonesia, dengan menjadikan batik sebagai pakaian dalam acara-acara kenegaraan. Memakai batik juga berarti membantu meningkatkan produktivitas para perajin, yang artinya membantu meningkatkan penghasilan para pekerja, pedagang, dan lainnya, yang terkait dengan industri batik.
Sumber :
Sumber1
Sumber2
Sumber3
Tag :
News,
Adempiere
By : utamibiran
Adempiere adalah proyek diprakarsai
komunitas untuk mengembangkan dan mendukung solusi bisnis sumber terbuka dengan
menyediakan fungsionaliatas sebuah Enterprise Resource Planning (ERP), Customer
Relationship Management (CRM) dan Supply Chain Management (SCM). Proyek
Adempiere didirikan bulan September 2006 sebagai tindak lanjut dari
ketidaksepakan para pengembang Compiere™ dengan perusahan komersil
dibelakangnya: ComPiere Inc.
Pengembangan proyek Adempiere adalah
murni open source menggunakan kode basis seputar proyek Compiere™. Bagi
yang pernah menginstall Compiere maka step instalasinya tidak jauh beda
dengan Adempiere saat ini. Saat tulisan ini dibuat versi Adempiere sudah 3.4.2
(stable release) dan sudah ada versi alpha 3.5.4a.
Adempiere sangat cocok bagi anda
yang menghendaki menggunakan aplikasi sekelas Compiere yang Full Feature namun
masih free (tidak harus bayar), tentu Adempiere menjadi pilihan Utama. Seperti
halnya Compiere, Instalasi Adempiere cukup mudah.
Database Oracle dan PostgreSQL adalah database yang paling disupport oleh Adempiere. Sekian sekilas info of Adempiere.
Database Oracle dan PostgreSQL adalah database yang paling disupport oleh Adempiere. Sekian sekilas info of Adempiere.
Apa sebenarnya yang membuat
Adempiere ini berbeda dibandingkan dengan produk Open Source lainnya? Ada
beberapa yang membuat Adempiere ini sangat berbeda dibandingkan dengan
teknologi lain, diantaranya :
- Adempiere merupakan turunan Compiere yang merupakan revolusi baru dari perkembangan Open Source ERP. Sama seperti Compiere, Adempiere dibaguan dengan terbuka berbasis Java dengan menggunakan JBoss sebagai Application Server . JBoss sebagai revolusi middleware dan Adempiere sebagai revolusi operasional. JBoss (dibaca: Jay Boss) adalah server aplikasi sumber terbuka berbasis Java EE yang di-implementasikan menggunakan Java. Dengan basis Java, JBoss otomatis lintas platform, dalam arti ia dapat digunakan di segala sistem operasi yang mendukung Java.
- Adempiere adalah aplikasi Open Source berbasis MDA yaitu Model Driven Architecture, atau disebut dengan Adempiere Application Dictionary, yang mana diakui sebagai salah satu cara mengembangkan aplikasi paling modern. Kemampuan MDA ini yang menyebabkan semua pihak dapat melakukan customisasi terhadap seluruh fitur-fitur dari Adempiere, setiap Window dalam Adempiere dapat ditambahkan sebuah menu atau field baru tanpa modifikasi. Salah satu kekuatan Adempiere adalah adanya Data Dictionary, dimana kita bisa melakukan kustomisasi tanpa melakukan ‘coding’. Dan ini biasanya hanya ada pada SAP, Oracle ERP atau software ERP papan atas.
- Salah satu yang dibanggakan pada Adempiere adalah kemampuan Adempiere multi-currency, multi-language, multi-organization, multi-accounting, multi-costing dan multi-taxes . yang sering disebut sebagai The Multis.
- Adempiere meliliki skema referensi yang memungkinkan diupgrade ke versi terbaru tanpa merubah data, dan dengan sedikit melakukan migrasi data.
- Adempiere adalah ERP multiplatform dan portable, Adempiere yang berjalan diatas Java, sehingga bisa berjalan MacOS, Windows, Linux, ataupun Solaris dengan baik.
- Adempiere adalah aplikasi bisnis lengkap yang saling terintegrasi antara sistem Accounting, Finance, Sales, Purchasing, Inventory, Customer Relationships Management, Web Store, dan Business Intelligence. Dengan sistem yang terintegrasi ini, Adempiere dapat men-sinkronisasi dan mengoordinasi seluruh proses bisnis di setiap departemen/cabang sehingga memungkinkan mereka saling berbagi informasi dan berkomunikasi.
Sumber1
Sumber2
Sumber3
Sumber4
Tag :
Learning,
Enterprise Resource Planning
By : utamibiran
Perencanaan
sumber daya perusahaan atau enterprise
resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi
perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan
mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi
maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
ERP
berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) yang ber-evolusi dari
Manufacturing Resource Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP
secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi,
persediaan (inventory), pengapalan, invoice, dan akuntansi perusahaan. Ini
berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis
seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen
kualitas, dan sumber daya manusia.
B. Keuntungan ERP
Untuk
mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan
mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik.
Menstandarkan
proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan
produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk Menstandarkan
data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan
besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis
bisnis yg berbeda-beda.
C. Metodologi ERP
-
Bagaimana level
kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers?
-
Adakah keuntungan
kompetitif yang ingin dicapai?
-
Apa strategi
bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai?
-
Bagaimana proses
bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang
diinginkan?
-
Adakah proses
bisnis yang harus diperbaiki?
-
Apa dan bagaimana prioritas
bisnis yang ada dan adakah rencana
kerja yang disusun untuk mencapai objektif dan prioritas tersebut?
-
Bagaimana komitment
top management terhadap usaha untuk implementasi ERP?
-
Siapa yang akan
mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya?
-
Bagaimana komitmen
dari tim implementasi?
-
Apa yang diharapkan
para calon user terhadap ERP?
-
Adakah ERP champion
yang menghubungkan top management dengan tim?
-
Adakah konsultan
dari luar yang disiapkan untuk membantu proses persiapan?
-
Bagaimanakah
kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks, permanent office
systems, communication system dan auxiliary system)
-
Seberapa besar
budget untuk infrastruktur?
-
Apa infrastruktur
yang harus disiapkan?
-
Apakah perangkat
lunak tersebut cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan?
-
Apakah ada dukungan
layanan dari penyedia, tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan
pengembangan sistem di kemudian hari
-
Seberapa banyak
waktu untuk implementasi yang tersedia
-
Apakah perangkat
lunak memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan
D. Penerapan ERP
Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan
sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:
-
ERP adalah bagian
dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup
perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus
terlibat dan memberikan dukungan
-
ERP ada untuk
mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya.
Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan
-
Pelajari kesuksesan
dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek
implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih
terjamin keberhasilannya
-
Waktu dan biaya
implementasi yang melebihi anggaran
-
Pre-implementation
tidak dilakukan dengan baik
-
Strategi operasi
tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
- Orang-orang tidak
disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru Sumber :
Sumber1
Sumber2
Sumber3
Tag :
Learning,


